Operasi Pasar Argosari ditemukan 3 Makanan Mengandung Boraks dan Pewarna Tekstil

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Dalam operasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY bersama Bupati Gunungkidul dan jajarannya ditemukan 3 bahan makanan mengandung zat kimia berbahaya. Operasi yang dilaksanakan di Pasar Argosari, Wonosari pada Senin, 15/04/2019, ditemukan 3 bahan makanan positif mengandung boraks dan pewarna tekstil.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY, Rustyawati mengatakan, dalam operasi kali ini pihaknya mengambil 17 sampel makanan secara acak yang diduga mengandung zat berbahaya.

“Dari 17 bahan makanan tersebut 3 makanan diketahui positif mengandung zat berbahaya yakni boraks dan pewarna tekstil,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ketiga bahan makanan tersebut diantaranya bleng, kerupuk dan teri medan.

Kerupuk yang bewarna terang positif mengandung pewarna tekstil dan teri medan mengandung boraks.

Dari sampel yang telah didapat petugas rencananya akan dimusnahan sebagai sanksi yang diberikan oleh BBPOM terhadap penjual.
Terkait sanksi pidana akan diberlakukan pada produsennya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., merasa prihatin dengan temuan makanan yang mengandung zat yang berbahaya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih jeli dan teliti dalam memilih bahan makanan,” himbaunya.

Ditambahkannya, langkah yang akan dilakukan, Bupati mengatakan akan lakukan pembinaan kepada para pedagang untuk menjual bahan makanan yang sesuai dengan aturan.

(Joko)

Open this in UX Builder to add and edit content