Kolaborasi Reog dan Srandul, Desa Katongan mendapat Apresiasi Terbaik

Nglipar, Suaragunungkidul.com-Dalam rangka Selosonan Wage Wiyosan Ndalem Sultan HB X diadakan pagelaran seni pertunjukan. Desa Katongan, Kecamatan Nglipar ketika menampilkan kolaborasi Kesenian Reog dan Seni Srandul mendapatkan apresiasi terbaik.

Penampilan seni pertunjukan, yang dipusatkan di Titik Nol Yogyakarta,Selasa Wage, 9 April 2019 tersebut diikuti oleh 8 desa Budaya dari 4 Kabupaten / Kota.

Muryanto, S.Sos sebagai penata tari menuturkan, Desa Katongan menampilkan kolabulasi Seni Reog dan Seni Srandul.

“Alhamdulillah rombongan dari Desa Katongan, mendapatkan apresiasi terbaik,” ungkap Muryanto, Minggu, 21/04/2019.

Menurutnya, hal ini menunjukan bahwa potensi Desa Katongan sebagai desa budaya bisa dipertontonkan dan ditunjukan diluar Kabupaten Gunungkidul.

Karena Seni Reog dan Srandul ini sudah mulai punah di tengah-tengah jaman modern dan era digitalisasi saat ini. Ternyata desa Katongan masih mau melestarikan budaya seni yang hampir punah ini.

“Saya berharap desa-desa lain bisa ikut menggali potensi budaya dan seni di desanya masing-masing khususnya seni tradisional yang saat ini tergerus dengan perubahan jaman,” pintanya.

Ia menambahkan, dalam gelaran pertunjukan seni dari Desa Katongan dalam rangka Wiyosan Ndalem Kanjung Sinuwun tersebut melibatkan, beberapa unsur, diataranya :
Penanggungjawab : Kepala Desa Katongan
Penata Tari : Muryanta, S.Sos
Penata Musik : Sandiyo, S.Sn
Pelaksana : Dewan Budaya desa Katongan
Pimpinan Grup : Sumijo, SIP
Rias dan Busana : Ahmat Hidayat

(Joko)