Experience Jogjakarta Land Rover Community akan Mengadakan Kegiatan di Gunungkidul

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Dalam waktu dekat, Kabupaten Gunungkidul akan menjadi tuan rumah Jogja Experience Jogjakarta Land Rover Community (JLRC). Gerlaran event bergengsi ini, rencananya, akan berlangsung selama 3 hari.

Event yang diadakan di Gunungkidul ini merupakan sudah yang kedua kalinya diadakan, setelah sebelumnya diadakan di kawasan bukit menoreh, Kulonprogo.

“Tidak hanya sekedar menyalurkan hobi dan menjajal sejumlah track di kawasan Gunungkidul melainkan event yang mengusung tema Nomadic Adventure di kawasan Geopark Gunungsewu ini juga akan menjadi sebuah ajang promosi pariwisata di Gunungkidul,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata DIY, Arya Nugrahadi, saat jumpa pers di kawasan pasar Digital Ngingrong, Selasa , 25/06/2019.

Kegiatan yang diselenggarakan dari tanggal 27 Juni sampai 30 Juni 2019 ini
selain untuk mempromosikan destinasi wisata khususnya Geopark juga sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat.

Dijelaskannya, sebanyak 150 peserta akan hadir mengikuti dalam event yang cukup besar ini.

Peserta berasal dari Singapura, Malaysia, kemudian Pekanbaru, Lampung, kawasan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan pastinya dari kawasan DIY pula.

“Hanya saja untuk peserta dari DIY kita batasi, kita memberikan kesempatan kepada para pencinta land Rover dari luar,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp”, Samuel Budi W mengungkapkan, sebelum acara camping di kawasan Lembah Ngingrong komunitas land rover di Indonesia, akan memulai dari Watu Mabur di Bantul kemudian menuju kawasan wisata di Gunungkidul mulai dari Gunung Api Purba Nglanggeran, Embung Sriten. Di kawasan Embung Sriten, ada beberapa kegiatan. Kemudian akan menuju kawasan Telaga Jonge, dan akan sampai di Lembah Ngingrong hingga kawasan Pantai Jungwok.

“Selain eskplor wisata, para peserta juga akan diajak menginap dengan mendirikan camping dan mencici makanan khas tradisional asli Gunungkidul,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Dr Drs, H. Immawan Wahyudi, SH, MH mengatakan, pemerintah kabupaten mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp” yang diselenggarakan di sejumlah obyek wisata di Gunungkidul ini.

Dalam kegiatan ini, ia melihat dari sisi Nomadic Turism, ini suatu model baru tentu berimplikasi pada hitungan yang secara konvensional, pariwisata akan dihitung berapa lama tinggalnya (long stay).

Dengan model Nomedic Turism ini adalah suatu model yang dinamis, lebih inovatif, terutama di daerah yang seperti Gunungkidul.

“Karena nanti para peserta akan menginap di Gunungkidul, hanya saja tidak dihotel atau penginapan, tetapi semacam camping, ini model baru, lebih inovatif, dinamis,” imbuhnya.

Dia berharap kepada Dinas Pariwisata DIY, supaya model-model baru seperti ini bisa dikembangkan lagi, khususnya di wilayah yang seperti di Gunungkidul.

“Karena model seperti ini sebagai ajang promosi wisata di Gunungkidul,” pungkasnya.

(Joko)