Beranikah E-Voting Pilkades dan Pilkada Gunungkidul 2019 dan 2020 Dicoba


Oleh : Slamet, SPd, MM ( Anggota DPRD Provinsi DIY )


Wonosari, Suaragunungkidul.com – Pesta Demokrasi lokal akan digelar secara berturut turut di Kabupaten Gunungkidul  tahun 2019-2020 yaitu Pilkades dan Pilkada.  


Seiring dengan tekad Kabupaten Gunungkidul dalam penerapan smart city alangkah baiknya diujicobakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)  dalam pesta demokrasi tersebut dan diharapkan memberikan efek yang baik dalam warna baru berdemokras dengan cara e-voting. 


Ternyata  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah membuat sistem e-voting, metode Pemilu Elektronik (e-voting) lengkap dengan sistem dan alatnya,  dan telah sukses diujicobakan dibeberapa desa di Indobesia yang melaksanakan pilkades.  Jika dalam pilkades sukses maka dalam pilkada KPU sudah bisa menerapkanya dalam Pilkada tahun 2020.


Dengan sistem yang dibuat ini, diyakini mampu mempermudah proses Pemilu yang selama ini memakan waktu dan biaya dan data yang akurat.  Keunggulan dari penggunaan e-voting sendiri adalah waktu pelaksanaannya yang cepat dan mampu mencegah kecurangan pilkades dan pilkada sejak perhitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan di kabupaten.

Sistem elektronik ini juga dapat menghemat waktu lebih banyak ketimbang cara manual. Temen temen DPRD gunungkidul bisa mendorong pelaksanaan ini dan di dahului dengan studi banding pada desa yang sukses melaksanakan e-voting. 

 Pelaksanaan Pilkades / pilkada dengan e-votibg dijamin bagus untuk mengurangi adanya kecurangan  karena, pertama pemilih sudah bisa di verifikasi dengan KTP el dan kemudian sudah terdaftar di dalam daftar pemilih yang kemudian mempunyai surat undangan, untuk  surat undangan laki-laki berwarna biru muda dan untuk wanita berwarna pink.

Verifikasinya juga sudah tersedia di data server sehingga verifikator sangat mudah untuk memverifikasi pemilih. Dalam pelaksanaannya juga sangat mudah aplikasi dan implementasikan oleh siapa pun dan usia berapa pun. Ketika chip sudah dimasukkan sudah tersedia gambar calon Kades dan calon Kepala Daerah dan untuk yang golput pun juga tersedia sehingga pemilih bisa memilih dengan menyentuh gambar sesuai pilihan nya. Keunggulan dari e-voting dan e-rekapitulasi sudah sangat bagus untuk mengurangi penggunaan kertas.( red suaraGK )