Sejak Dahulu Kala Kirab Budaya Bintaos Dipadati Ribuan Penonton Dari Berbagai Desa

Tepus, Suaragunungkidul.com – Menunggang kuda jantan dengan busana seorang ratu dan berjalan paling depan Kepala Desa Sidoarjo Kecamatan Tepus Evi Nurcahyani, SIP memimpin langsung kirab budaya dan seni dalam rangka Hari Ulang Tahun ( HUT ) RI ke 74 se-Desa Sidoarjo 16/08/2019 yang dilepas oleh ketua kebudayaan Kecamatan Tepus Parlan di lapangan sepak bola Sidoarjo.


Kirab budaya dan seni se-Desa Sidoarjo selain diikuti oleh perwakilan masing – masing padukuhan juga seluruh sekolah yang masuk wilayah Desa Sidoarjo dan mengambil rute dari lapangan sidoarjo sampai finish kembali di simpang tiga SMPN 1 Bintaos,dalam sambutanya saat pelepasan peserta kirab budaya dan seni ketua kebudayaan kecamatan Tepus Parlan meminta para peserta untuk tertib dan tetap menjaga keamanan masing – masing rombongan.


“Saya berharap semua tertib dan mengikuti arahan dari panitia,tetap menjaga keamanan masing – masing rombongan,” pinta Parlan.


Kirab budaya dan seni di Sidoarjo Kecamatan Tepus digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ( HUT ) RI ke 74, Seperti tahun – tahun sebelumnya  kirab budaya dan seni di Bintaos menjadi perhatian warga sekitar baik dari warga Tepus sendiri maupun warga dari luar Kecamatan Tepus hal itu dapat di maklumi karena jalur yang dilalui oleh peserta kirab adalah jalur utama Wonosari – Tepus yang biasanya padat oleh pengunjung pariwisata dari berbagai daerah.


Desa Sidoarjo adalah ibu kota kecamatan Tepus yang menjadi pusat berbagai kegiatan tingkat kecamatan sehingga tidak heran apabila banyak event – event tingkat kecamatan yang berpusat di sana salah satu yang juga menyita perhatian warga adalah digelarnya pasar malam beberapa hari sebelum dan sesudah puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun  Republik Indonesia di setiap tahun.


Salah seorang penonton kirab budaya dan seni dari luar Tepus Tukirin saat dibincangi wartawan 16/08/2019 mengatakan bahwa hampir setiap tahun dirinya nonton kirab budaya di Bintaos dan kondisinya hampir sama yaitu penuh sesak dengan orang bahkan untuk berjalan saja susah.


“Hampir setiap tahun saya nonton mas dan kondisinya sama bahkan penonton setiap tahun meningkat,untuk jalan saja susah bila sudah begini,” ujarnya.


Selain kirab budaya dan seni banyak kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Tepus dan Desa Sidoarjo dari pentas kesenian, olah raga, pasar rakyat dan ditutup dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.(wawan)