Tempe Benguk Makanan Ringan Yang Memiliki Rasa Khas Mulai Susah Didapat Warga Gunungkidul

Wonosari, Suaragunungkidul.com – Tempe Benguk adalah jenis makanan ringan yang bentuknya mirip dengan tempe – tempe lain akan tetapi tempe benguk memiliki rasa khas dan untuk mendapatkan tempe tersebut juga tidak semudah tempe kedelai karena tidak semua pedagang sayur atau pedagang tempe menyediakan tempe benguk,bukan karena susah memproduksinya akan tetapi bahan baku untuk membuat tempe benguk susah didapat karena petani tidak banyak yang menanam sayuran tersebut.

Kara benguk atau kacang babi (Mucuna pruriens) adalah tumbuhan merambat dengan tinggi 6 Meter daun dan polong yang masih muda dapat dimakan asal direbus terlebih dahulu, Bijinya yang sudah tua, bisa untuk pengganti kacang kedelai untuk membuat tempe dan rasanyapun berbeda dengan tempe biasa, cara memasak juga harus ekstra hati – hati karena menurut masyarakat tempe benguk atau benguk yang belum dibuat tempe bisa menyebabkan kepala pusing bahkan sampai keracunan.

Tempe benguk biasanya diproduksi oleh masyarakat pedesaan sangat terbatas hal tersebut disebabkan lantaran harga bahan bakunya cukup lumayan mahal, karena masyarakat Gunungkidul tidak banyak yang menanam jenis tanaman tersebut, Pada hal apabila petani Gunungkidul mau menanam dalam jumlah banyak kara benguk memiliki harga yang cukup mahal dan biasanya para pedagang juga tertarik untuk membeli benguk dalam jumlah banyak.


Makanan ringan yang menjadi salah satu khas Gunungkidul ini sebenarnya banyak disukai masyarakat akan tetapi karena bahan bakunya sulit didapat maka tidak semua pedagang gorengan, angkringan dan pedagang makanan tidak banyak yang menjual jenis makanan ini dan apabila adapun biasanya terbatas tidak seperti jenis makanan serupa yang hampir semua pedagang menjualnya.(wawan)