Kemis, Tukang Ngarit Yang Ingin Berkontribusi Membangun Desa Karang Duwet Kecamatan Paliyan

Paliyan, Suaragunungkidul.com – Namanya memang belum familiar di kalangan warga Kecamatan Paliyan Khususnya dan Gunungkidul pada umunya karena ia bukan seorang pengusaha ataupun penggiat organisasi kemasyarakatan, ia hanya seorang pencari rumput ( tukang ngarit ) pendidikanyapun hanya sampai sekolah menangah pertama ( SMP ) namun niatnya yang besar dan didorong oleh keinginan yang luhur untuk membangun desanya kendala yang ada itu ia kesampingkan, dan tetap bertekat bulat untuk ikut maju dalam pilkades serentak 2020 Desa Karang Duwet Paliyan.

Tokoh Tersebut adalah Kemis lelaki 46 tahun Asli Karang Duwet Kecamatan Paliyan Gunungkidul, Saat berbincang dengan Suaragunungkidul.com di rumah salah satu kerabat dekatnya yang juga seorang anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul 21/09/2019 malam, Kemis Tokoh yang bakal maju di Pilkades Karang Duwet Paliyan mengatakan bahwa motivasinya untuk maju sebagai kepala desa adalah ingin menjadikan Karang Duwet yang sudah baik menjadi lebih baik, dan pula ada target khusus yang menurutnya selama ini belum tersentuh oleh kepala desa yang sekarang memimpin yaitu Pemuda,kebudayaan dan keagamaan.


“Bagi saya yang utama adalah ingin merubah Karang Duwet yang sudah baik menjadi lebih baik, terutama tiga hal yang selama ini belum tersentuh secara maksimal oleh kepala desa yang sekarang memimpin yaitu Pemuda,Budaya dan Agama,” Terang Kemis.


Menurutnya Karang Taruna di Desa Karang Duwet masih belum tersentuh secara maksimal pada hal apabila disentuh secara serius banyak talenta – talenta muda yang berbakat di Desanya yang bisa membawa harum nama Desa Karang Duwet Khususnya dan Gunungkidul pada umumnya, Selanjutnya Kebudayaan Desa Karang Duwet memiliki banyak Potensi budaya dari tempat – tempat bersejarah sampai kesenian yang ada di Desa Karang Duwet apabila nanti Kemis dipercaya warga maka ada cara untuk mempromosikan kekayaan tersebut, selanjutnya keagamaan di Desa Karang Duwet memiliki beragam kepercayaan yang dianut warganya sehingga butuh cara khusus agar perbedaan yang ada tidak saling perduli melainkan dikemas agar bisa saling memiliki antar satu dan lainya.


” Prioritas saya utamanya tiga hal itu namun tidak kemudian mengesampingkan yang lain hanya porsinya lebih banyak diawal – awal program kerja saya,” tambah Kemis.


Selain itu kemis juga sudah mulai membuka komunikasi jaringan dengan berbagai kalangan dari anggota dewan, wartawan, tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah untuk mendapatkan masukan dan arahan agar apabila dirinya terpilih sudah tidak canggung lagi untuk menjalin komunikasi, seperti terlihat saat mengunjungi kerabatnya Kemis didampingi tiga orang tokoh terkemuka di Desa Karang Duwet, dan saat ini Kemis sudah mempersiapkan berbagai persyaratan guna mendaftar sebagai calon kepala desa yang bakal di buka pendaftaranya Senin 23/09/2019.(wawan)