Calon Kades Incumbent, jika Dipercaya akan Terobos Program Inovasi Desa

Semin, Suaragunungkidul.com-Calon Kepala Desa Semin, Tri  Sutarno dan Desa Rejosari, Paliyo, yang saat masih masing-masing  masih menjabat sebagai Kepala Desa di desanya, jika terpilih kembali akan membuat terobosan bafu yaitu program inovasi desa. Kedua Cakades tersebut lawannya dalam kancah Pilkades nanti adalah istrinya masing-masing.

“Yang jelas masih melanjutkan program yang sudah berjalan,” ujar Tri Sutarno, Jumat, 04/10/2019.

Selain itu, lanjut dia, akan membuat terobosan baru yaitu program inovasi desa atau potensi desa. Seperti  pemberdayaan akar wangi.

Menurut Tri, potensi desa kerajinan akar wangi ini sudah turun temurun. Saat ini tinggal melanjutkan dan mengembangkan inovasi. Biasanya dibuat boneka, berbagai hewan, pengharum ruangan dan vas bunga.

Selain itu, potensi desa yang perlu dikembangkanada kerajinan dari bambu. Kerajinan bambu bisa dibuat gangsingan, suara burung, glontong, seruling, tempat undangan. Ada juga kerajinan seperti cor logam, ukir batu alam, dan pahat batu.

“Semua potensi yang sudah ada akan kita kembangkan, karena potensi wisata di Desa Semin yang mau dikembangkan tidak ada, jadi kita mendukung wisata dari segi oleh-oleh atau dari kulinernya, ” akhirnya.

Berbeda dengan Desa Rejosari, Kecamatan Semin. Paliyo S.Pd calon incumbent ini  jika dipercaya justru akan mendobrak dari sektor pariwisatanya, karena ada potensi yang bisa dikembangkan.

Dijelaskan Paliyo, potensi wisata yang bisa dikembangkan ada beberapa titik. Diantaranya, wisata Sungai Oyo, Dam (bendungan) Payaman, Embung Karangwetan, Embung Pugeran, dan Embung Ngreco.

Semua obyek wisata tersebut satu aliran dari Sungai Oyo, hanya saja obyek wisata itu bisa berjakan jika musim penghujan saja.

Kalau musim kemarau kering, karena di daerah Mayaran, Wonogiri dibendung, untuk pertanian warga.

“Jika nanti sudah resmi dijadikan obyek wisata, diusahakan supaya bisa mengalir,” ujar Paliyo, Jimat, 04/10/2019.

Tidak kalah pentingnya, lanjut dia, meningkatkan ekonomi secara menyeluruh, selain wisata, juga bidang pendidikan pertanian. Potensi yang cukup bagus di Desa Rejosari adalah jambu mete dan metenya.

“Potensi jambu mete di sini cukup bagus,” ujarnya.

Paliyo yang lawan politiknya dalam Pilkades nanti istrinya sendiri berharap, dengan banyaknya kaum disabilitas yang mencapai ratusan orang bisa hidup layak.

“Jumlah kaum disabilitas Desa Rejosari 184 orang, akan saya upayakan supaya bisa ada perhatian dari pemerintah, jika nanti saya masih dipercaya lagi duduk sebagai Kades Rejosari,” pungkasnya.

(Joko)