Takut Roboh Saat Musim Hujan Tiba, Rumah Mbah Giman Di Renovasi Oleh Warga 2 RT dan Pemuda

Semanu, Suaragunungkidul.com – Masyarakat tentu masih ingat dengan kondisi pasangan suami istri yang keduanya sakit dan tak bisa beraktifitas seperti warga lain dia adlah Mbah Giman dan Tri Lestari warga Padukuhan Pacing Kidul, RT 02 RW 23 Desa Pacarejo Kecamatan Semanu, Dengan keterbatasan yang mereka alami pasangan suami istri tersebut mendapat perhatian lingkungan dengan cara merenovasi rumah Mbah Giman yang sudah mulai rapuh termakan usia.

Pelaksanaan renovasi yang di gagas pemuda dan lingkungan menurut RT 02 Wardiyo saat di temui 10/10/2019 di lokasi kerjabakti menjelaskan bahwa program tersebut sudah diagendakan sejak sebulan lalu akan tetapi karena banyak agenda lingkungan seperti Rasulan, hajatan, kerjabakti lain yang harus dilaksanakan oleh warga maka baru saat ini bisa terealisasi,

“Rencana kita ( Lingkungan dan Pemuda ) sebenarnya sudah sejak satu bulan lalu namun karena kesibukan warga harus menggelar kegiatan lain maka baru saat ini bisa terealisasi,” Jelasnya.

Selain merenovasi rumah Mbah Giman yang ditargetkan rampung dalam satu hari atau maksimal sebelum datang musim hujan warga juga selama ini sudah memberikan perhatian terhadap kondisi Mbah Giman dan Istri baik membantu secara materi maupun tenaga hal tersebut di tambahkan oleh Dukuh Pacing Kidul Gatot saat  bersama Ketua RT 02 dan Kepala Desa Pacarejo Suhadi saat Menyaksikan langsung kegiatan warga guna merenovasi rumah Mbah Giman.

“Kesadaran warga kami sangat tinggi terhadap sesama terbukti selama ini sebelum merenovasi rumah Mbah Giman, lingkungan rt juga sudah banyak membantu kebutuhan sehari – hari mbah Giman bukan cuma materi namun juga tenaga,” Terang Dukuh Gatot.

Sementara Kepala Desa Pacarejo Suhadi saat dimintai tanggapanya terkait perhatian pemerintah terhadap kondisi Mbah Giman mengatakan apabila selama ini pihaknya sudah berusaha untuk secara maksimal membantu meringankan beban Mbah Giman akan tetapi karena Mbah Giman masih ikut KK tempel maka sering terkendala dan apabila KK sendiri dikwatirkan bebanya semakin berat karena harus mengikuti segala kegiatan lingkungan dari kerja bakti, iuaran, dan masih banyak kegiatan lingkungan yang lain.

“Sebenarnya Pemerintah Desa sudah secara maksimal berusaha membantu, namun kendalanya selama ini di KK tempel, namun desa akan terus berusaha agar Mbah Giman mendapat perhatian Pemerintah dengan Program lain,” Tutup Kades.

Puluhan warga tampak semangat dan rukun itu bukti bahwa warga RT 02 dan 03 ikhlas dalam membantu merenovasi rumah Mbah Giman karena warga juga selain tenaga saat dari rumah warga juga membawa Bambu, Kayu, Snack, Gula dan lain – lain mereka berharap tidak membebani Mbah Giman, Dan langkah ini bisa menjadi Contoh warga lain di Kabupaten Gunungkidul dalam rangka meringankan beban sesama. (wawan)