Dikritik Petahana Terkait Rasulan Gratis, Cakades Hargomulyo Pamer Profesinya Jadi Dosen

30

Gedangsari, (suaragunungkidul.com)–Calon kepala Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari nomor urut 1 Marsinem enggan menanggapi kritikan rivalnya terkait visi misi pencalonannya menjadi Kepala Desa. Tak ingin berpolemik Marsinem berkelakar bahwa pencalonannya menjadi Kades tidak terkait mencari penghasilan, bahkan profesinya sebagai dosen dan usaha yang ditekuninya lebih dari cukup.

“Saya tidak mau menanggapi, lebih baik saya bicara langkah awal apabila saya dipercaya warga Desa Hargomulyo. Karena program saya banyak namun untuk skala prioritas ada tiga,”ujar Masiyem ditemui wartawan suaragunungkidul.com, Kamis (07/11/2019).

Tiga prioritas tersebut dipaparkan Mursinem yakni pelayanan, air bersih dan kesejahteraan warga masyarakat.
Bahkan dosenĀ  STIA Bayuangga Purbolinggo Jawa Timur tersebut bakal mengundang ahli untuk datang ke Desa Hargomulyo.

“Kami datangkan ahli untuk melihat titik air yang bisa diangkat dan mampu untuk mencukupi kebutuhan warga masyarakat,”imbuhnya.

Sementara untuk mensejahterakan masyarakat, cakades nomor urut 1 tersebut bakal memberikan modal usaha atau menggandeng pihak ketiga.

Sebelumnya visi misi cakades nomor urut 1 Marsinem yang bakal menggratiskan rasulan dikritik pedas oleh cakades petahana nomor urut 2 yakni Sumaryanta. Menurut Sumaryanta program visi misi tersebut tidak akan mendidik warga dalam hal meningkatkan gotong royong maupun ucapan syukur. Kritikan Sumaryanta tersebut kemudian menjadikan polemik bagi kedua kubu cakades Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari.(Wawan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.