Ajak Wik Wik Pacar Agar Dapat Restu Orang Tua, Petualangan Pemuda Semin Bakal Berakhir Dipenjara

242

Semin,(suaragunungkidul.com)–Petualangan asmara Fa (30) warga Desa Semin, Kecamatan Semin bakal berakhir di balik dinginnya jeruji besi. Yang bersangkutan telah menyetubuhi pacarnya sendiri sebut saja Mawar (17) anak dibawah umur warga Kecamatan Semin. Aksi nekat pelaku tersebut dilakukan dengan dalih agar hubungan dua sejoli tersebut disetujui oleh orang tua Mawar.

Bujuk rayu pelaku menyetubuhi korban hingga berkali-kali tersebut akhirnya menghantarkan pelaku duduk di kursi pesakitan. Hukuman berat pun menanti pria lulusan Diploma itu lantaran orang tua korban yang tak terima melaporkannya ke Polisi.

Informasi yang berhasil dihimpun suaragunungkidul.com dari berbagai sumber menyebutkan, antara pelaku dan dan korban mulanya bertemu saat bersama-sama menonton bola dan menjadi suporter pada tahun 2017 lalu. Hubungan keduanya semakin intens setelah pelaku seringkali mengajak korban jalan-jalan, membelikan makanan dan juga pulsa paketan.

Namun demikian hubungan keduanya tak direstui oleh orang tua korban. Hal tersebut menjadi dalih pelaku mengajak korban untuk melakukan persetubuhan, bujuk rayu Fa membuat korban hanya menurut. Aksi pelaku menyetubuhi korban dilakukan dibeberapa lokasi, yakni di sebuah Hotel di Kota Semarang, di kios wilayah di Kecamatan Semin dan penginapan di Kota Yogyakarta.

Orang tua korban yang mengetahui perbuatan pelaku tidak terima dan melaporkannya ke Polisi. Setelah serangkaian penyelidikan Polisi akhirnya menangkap pelaku hingga akhirnya kasus tersebut masuk ke ranah persidangan.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Wonosari Agung Budi Setiawan membenarkan bahwa, serangkaian persidangan telah dijalani oleh Fa. Pada Kamis (02/01/2020) Fa yang menjadi terdakwa menjalani persidangan tertutup dengan tahap Pledoi atau pembelaan.

“Iya betul,”kata Agung membenarkan, Minggu (05/01/2020).

Pelaku melakukan tindak pidana yang dilakukan dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak yakni Mawar (17) melakukan persetubuhan dengannya.
Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) jo Pasal 76D UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

(Fajar R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.