Waspada Nyamuk Aedes Aegypti, Awal Tahun 1 Orang Meninggal Dunia

76

Wonosari,(suaragunungkidul.com)–Pada awal tahun 2020 1 orang meninggal akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk yang dapat mengakibatkan demam berdarah tersebut telah mengakibatkan belasan orang di rawat di RSUD Wonosari.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari Triyani Heni Astuti. Dia membeberkan awal tahun 2020 yakni pada bulan Januari sudah terdapat 12 pasien yang dirawat karena penyakit demam berdarah, dari jumlah tersebut terdapat 1 orang meninggal dunia.

“Penyebabnya karena penanganan yah terlambat, kepada orang tua harus peka terhadap anaknya. Jika didapati panas tinggi tak kunjung menurun harus segera di bawa ke fasilitas kesehatan,”ujarnya, Minggu (12/01/2020).

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan bahwa, pihaknya telah memerintahkan kepada masing-masing Puskesmas di wilayah Gunungkidul untuk mengkoordinir membuat gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Gerakan tersebut dilakukan dengam cara menguras, manutup air dan mendaur ulang sampah.

“Pengurasan minimal sekali dalam satu Minggu. Sampah harus dipilah mana yang dapat didaur ulang dan disimpan, karena jika dibiarkan akan menjadi sarang nyamuk. Selain itu untuk membasmi jentik yang paling ampuh adalah dengan menabur bubuk abatisasu di bak genangan air,”ujar Dewi.

Menurut Dewi, puncak keberadaan Aedes Aigypti atau nyamuk demam berdarah terjadi sekitar bulan Desember sampai dengan Januari. Sehingga pihaknya meminta kepada masyarakat Gunungkidul agar harus senantiasa meningkatkan kebersihan lingkungan.

(Fajar R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.