Terkait Penari Erotis Di Acara Bawaslu, Panitia Mendapatkan Ijin Dari Humas Protokol

126

Wonosari,(suaragunungkidul.com)–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul mengklarifikasi terkait polemik acara Gelar Kesiapan Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang dilaksanakan di GOR Siyono Logandeng Playen pada Rabu (22/01/2020). Acara tersebut sempat membuat risih tamu undangan lantaran sempat terdapat tarian erotis seusai acara, dimana pada waktu tersebut masih terdapat pejabat Forkominda Gunungkidul salah satunya Bupati.

Namun demikian pihak Even Ornagizer (EO) yang bekerjasama dengan Bawaslu, ternyata telah mendapatkan ijin dari Humas Protokol Pemerintah Kabupaten Gunungkidul atas ditampilkannya tarian dance berpakaian seronok tersebut.

“Kami sudah mendapatkan ijin dari Humas Protokol tapi hanya melalui HT. Terjadi mis komunikasi sehingga jika ada ketidak nyamanan dalam acara tersebut kami meminta maaf kepada masyarakat,”Ujar Aris Budi pihak EO yang merancang acara tersebut.

Sementara itu Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, sebelum random acara pihaknya telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak EO, namun karena sesuatu dan lain hal hingga akhirnya terjadi mis komunikasi tentang tampilannya yang dianggap kurang pas. Namun demikian pihak Bawaslu bersyukur karena EO menempatkan acara tersebut setelah acara inti.

“Mungkin pandangan EO demi menghargai temen adik-adik bisa tampil setelah selesai acara. Sebenarnya tidak jadi masalah, sekali lagi Bawaslu mohon maaf jika kemarin dianggap ada yang tidak pas,”imbuhnya.

(Fajar Risdiyanta)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.