Permasalahan Air Di Temuireng, PDAM Lepas Tangan

91

Wonosari,(suaragunungkidul.com)–Keluhan warga masyarakat Padukuhan Temuireng 1, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang terkait permasalahan kesulitan air belum dapat dipenuhi oleh pihak Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Handayani. Pihak PDAM terkesan lepas tangan dan justru menyerahkan keluhan masyarakat terkait air tersebut kepada pihak pengelola.

Diakui Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibrianto bahwa,
Instalasi sarana dan prasarana air tersebut memang dibangun oleh Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) dimana pengelolaannya sudah diserahkan masyarakat. Isnawan mengaku bahwa PDAM hanya menyediakan air sesuai dengan kemampuan secara bergilir.

“Pengelolaan dan Pengembangannya hak pengelola,”kata Isnawan, Jumat, (21/01/2020).

Sementara itu kritikan pedas terlontar dari Anggota Komisi C Timbul Suryanto, pihaknya menilai permasalahan air di wilayah Kecamatan Panggang harus terselesaikan. Apalagi menurutnya, banyak sumber yang dapat dimanfaatkan oleh PDAM untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Ada tampungan air yang dibangun oleh BPPT bekerjasama dengan Pemda dan PDAM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun kenyataannya masih ada keluhan dan aduan yang disampaikan kepada saya,”ucap Timbul dengan nada tinggi.

Menurutnya upaya untuk pembangunan Sarpras air bersih bagi masyarakat oleh BPPT yang bekerjasama dengan Pemda Gunungkidul dan PDAM dinilai sebagai produk gagal. Politikus PKB itu akan terus mengawal aspirasi masyarakat yang disampaikan kepadanya terkait permasalahan air tersebut.

“Air itu menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Tanggung jawab bersama jangan terkesan lepas begitu saja,”tandasnya.

Sebagaimana diketahui Komisi C DPRD memanggil PDAM Tirta Handayani beberapa waktu lalu, pemanggilan tersebut atas keluhan dari masyarakat tentang buruknya pelayanan PDAM kepada masyarakat khususnya para pelanggan.

(Fajar R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.