Tak Terpengaruh Isu Covid-19, Tradisi Apeman Desa Sodo Tetap Berlangsung

43

Paliyan,(Suaragunungkidul.com) – Tak terpengaruh dengan virus Corona atau Covig – 19 warga Desa Sodo Kamis malam (19/03/2020) tetap menggelar kegiatan budaya Apem Conthong atau Apeman. salah satu Budaya tradisional Jawa yang masih diuri – uri oleh warga setempat dan sebagian warga Gunungkidul acara tersebut identik dengan serba serbi makanan warga Gunungkidul.

Tradisi Apeman sendiri bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah dan selalu melestarikan tradisi budaya jawa yang ada,tradisi Apeman selalu dilaksanakan disetiap malam jumat kliwon dan masyarakat Gunungkidul secara umum selalu menggelar acara tersebut dengan nama dan tradisi berbeda – beda antara desa satu dengan yang lain.

Warga masyarakat Desa Sodo, Kecamatan Paliyan selama dua hari disibukan dengan pembuatan Apem Conthong hampir disetiap rumah membuat makanan yang satu ini.Pada hari Kamis dan Jumat (kamis malam jumat kliwon) tradisi Apeman sudah ada sejak zaman nenek moyang sampai saat ini masih selalu dilestarikan

Sebelum berkumpul di Balai desa warga mengarak tumpeng atau sesaji dari tempat warga berkumpul biasanya di padukuhan masing – masing lalu baru dibawa ke Aula Balai Desa Sodo dengan diawali upacara Kirab Apem yang selanjutnyan seserahan Gunungan Apem kepada Kepala Desa Sodo Sunaryo dan dilanjutkan berdoa bersama

Tradisi Apeman sendiri tidak bisa lepas dari Budaya warga masyarakat untuk selalu Guyub rukun antar warga terbukti dengan diadakannya Sedekah Apem Conthong ini,warga masyarakat tumpah ruah jadi satu di balai Desa Sodo untuk berdoa bersama bentuk rasa syukur atas nikmat dan hasil panen yang mereka terima.

“Adapun surat edaran tentang pengurangan kegiatan dengan adanya Covid-19 tetap dilaksanakan, namun kegiatan ini masih bisa berjalan seperti biasanya, harapan saya kegiatan ini akan terus dilaksanakan untuk menjaga dan melestarikan Budaya Tradisi Apeman,” jelas Kades dua Periode tersebut.( redaksi )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.