Bayar Tagihan Selalu Tertib, Tagihan Mahal PDAM Dinilai Tak Diimbangi Dengan Pelayanan Yang Baik

49

Semanu,(suaragunungkidul.com)–Warga masyarakat Padukuhan Mojo, Desa Dapayu merasa geram dengan pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (BUMD) Kabupaten Gunungkidul. Pasalnya masyarakat yang menjadi pelanggan mengeluhkan tagihan PDAM yang terlalu mahal namun tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Lestari, warga Padukuhan Mojo, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu. Menurutnya warga setempat yang merupakan pelanggan selalu membayar dengan tertib dan tepat waktu. Namun demikian kebutuhan dasar yang harusnya menjadi hak warga khususnya pelanggan dinilai belum dipenuhi oleh PDAM.

“Tidak musim hujan tidak musim kemarau sering mati. Anehnya tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu,”ujar Lestari geram, Minggu (05/04/2020).

Wanita yang bekerja sebagai bendahara Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Semanu itu sampai-sampai harus mandi dikantor ketika air PDAM berhari-hari tidak mengalir. Dia menambahkan, sebenarnya tarif yang dinilai mahal tersebut tidak menjadi permasalahan ketika pihak PDAM memberikan pelayanan dengan baik dengan memberikan pasokan air kepada pelanggan.

“Tarifnya per kubik Rp 48.500, setiap bulan tagihan saya lebih dari Rp 100.000. Dan kami menjadi pelanggan sejak tahun 2014 lalu. Masyarakat hanya meminta pelayanan kepada pelanggan dipenuhi, karena kami juga sudah dengan tertib membayar tagihan sesuai waktu yang ditentukan,”tegasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.