Sepi Pengunjung, Gelombang Laut Pantai Selatan Gunungkidul Meninggi

72

Tepus,(suaragunungkidul.com)–Gelombang laut pantai selatan di Kabupaten Gunungkidul meninggi, Minggu (12/04/2020). Walaupun tidak menimbulkan kerusakan namun air laut sempat pasang hingga ke lapak – lapak pedagang.

Disampaikan oleh Purnawan salah satu pelaku wisata yang memiliki lapak di pantai Sadranan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tepus mengatakan bahwa, terpantau sejak pagi kondisi gelombang laut setinggi 2 meter lebih. Bahkan air keganasan air laut yang pasang sampai mengenai lapak para pedagang.

“Tidak menimbulkan kerusakan tapi air laut sudah masuk ke lapak. Kami berjaga – jaga untuk melihat situasi disekitar pantai,”ujar Purnawan yang merupakan warga Padukuhan Bintaos tersebut.

Sementara itu seorang warga Padukuhan Pule Murbani yang juga pelaku wisata pantai Selatan membenarkan adanya kenaikan tinggi gelombang laut selatan. Walaupun sampai pukul 12.30 WIB kondisi gelombang berangsur normal namun pihaknya masih berjaga di sekitar pantai untuk memantau perkembangan.

“Saya tadi sempat lari karena airnya sampai ke lapak – lapak,”ujarnya.

Setelah ditutup beberapa waktu lalu oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, aktivitas pelaku wisata di kawasan pantai terlihat sepi. Warga sekitar pantai menutup warung usahanya karena sepi pengunjung.

(Wawan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.