Wakil Bupati Sebut Gunungkidul Tidak Mampu Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

75

Wonosari, (suaragunungkidul.com)–Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menyebut Kabupaten Gunungkidul tidak bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Menurutnya untuk pemberlakuan PSBB membutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga Kabupaten Gunungkidul dipastikan tidak akan mampu.

Ditemui di ruang kerjanya Ketua Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul itu mengatakan bahwa, hanya Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman yang mampu dan siap apabila terjadi penerapan PSBB. walaupun tidak menyebut secara rinci, namun Immawan mengatakan bahwa dua wilayah tersebut mempunyai anggaran pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar untuk membiayai pemberlakuan PSBB.

“Disana (Kota dan Sleman) bisa dibilang Hotelnya lebih banyak dibandingkan rumah warga, sehingga kouta pajaknya tinggi. Kita PAD terbanyak adalah sektor pertanian setelah itu sektor pariwisata, itupun saat ini ditutup total, “ujar Immawan, Jumat (15/05/2020).

Lebih lanjut dia memaparkan, PAD kabupaten Gunungkidul jika dihitung hanya seperlima dari Kabupaten Sleman, sehingga dapat dipastikan Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo belum bisa menerapkan PSBB karena terkendala anggaran yang sangat minim.

“Apalagi dana cadangan kita harus ditata agar cukup untuk akhir tahun. Kita bersama – sama berdoa agar Covid-19 cepat selesai,”tandasnya.

(Fajar R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.