Gara – gara Selingkuhi Janda, Pak Dukuh Dituntut Lengser Dari Jabatannya

105

Paliyan, (suaragunungkidul.com)–Puluhan warga masyarakat Padukuhan Kedungdowo Kulon, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan menggeruduk Kantor Balai Desa Pampang, Rabu (20/05/2020). Kedatangan warga masyarakat dan tokoh Karang Taruna tersebut untuk menuntut Kepala Dusun Kedungdowo Kulon Mr (52) yang diduga melakukan aksi perselingkuhan dengan tetangganya yakni Sp (35) seorang janda muda .

Koordinator aksi warga Aji Awalani mengatakan, aksi audensi menuntut mundur Mr berawal dari pengakuan melakukan perselingkuhan beberapa waktu lalu setelah diketahui oleh warga keluar saat dini hari. Sang Kepala Dusun sempat disidang oleh tokoh masyarakat dan Ketua RT setempat, dari pengakuannya Mr telah menjalin hubungan terlarang dengan Sp selama 7 tahun.

“Kami menuntut agar Kepala Dusun mundur dari jabatannya karena telah melanggar kode etik sebagai perangkat desa. Kami juga meminta Kepala Desa agar segera memberhentikan yang bersangkutan, “ujar Aji yang juga ketua Karang Taruna Desa Pampang.

Jika tuntutan warga masyarakat tidak dikabulkan, menurut Aji pihak warga sepakat akan memboikot segala bentuk program pembangunan dan kemasyarakatan dari Pemerintah Desa Pampang khususnya di Padukuhan Kedungdowo Kulon.

“Warga menolak dipimpin oleh saudara Mr selaku Kepala Dusun Kedungdowo Kulon, “imbuhnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Ketua BPD desa Pampang Rohmad mengatakan, apabila apa yang dituduhkan warga tersebut memang benar adanya pihak BPD meminta agar Kepala Dusun Kedungdowo Kulon dengan legowo mundur dari jabatannya. Namun apabila perselingkuhan tersebut tidak terbukti maka pihaknya meminta masyarakat agar menyelesaikan permasalahan tersebut dengan baik.

“Saya berharap kondisi yang terjadi saat ini ada solusi yang terbaik, “katanya.

Aksi audensi tersebut berlangsung tertib dan mendapatkan pengawalan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

(Fajar R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.