Jalan Alternatif Ambulan di petak 17 Hutan Wanagama Ditinjau Wakil Bupati, Sebagai Solusi Penyelesaian Masalah Banaran

50
Playen, Suaragunungkidul.com – Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid;19 Kabupaten Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi, MH. Monitoring jalan alternatif petak 17 di kawasan hutan wanagama, Kamis (28/05).
Didampingi  Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro ,S.Sos, M.M., Kabag Kesra Drs. Asiz Saleh, Kepala BKAD Saptoyo, M.Si dan Dinas PUPR. Anggota Dewan DPRD Rida Mustofa monitoring langsung jalan pada petak 17.

Dalam monitoring tersebut terdapat 8 titik yang menjadi prioritas berupa pelebaran jalan antara 1 hingga 2 meter serta memperkuat badan jalan, talud dan perbaikan corblok.Sebelumnya akan dilakukan pembersihan semak belukar di lanjutkan pengerjaan fisik pada titik target.

 

“Selama dalam perbaikan dan kesiapan jalan pada petak 17,  maka lalu lintas ambulan akan tetap melalui jalan utama dan jalan desa dengan tetap melaksanakan protap” tegas Wakil Bupati.

 

Sementara itu Direktur  Wanagama Dwiko Budi Permadi menyampaikan terimakasih dengan sinergitas dan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dan masyarakat serta para relawan yang terus melakukan penjagaan selama 24 jam. UGM sebagai istitusi pendidikan terus berupaya untuk berkontribusi dari berbagai bidang dalam penangana covid-19.
” Terimakasih atas langkah – langkah yang diambil semua pihak sehingga persoalan yang terjadi di Desa Banaran bisa selesai tanpa ada yang merasa tersakiti, Kedepan agar semua pihak bisa duduk bersama apabila ada perbedaan sehingga tidak sampai muncul di tengah – tengah masyarakat,” Tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut wakil bupati juga membantu uang sebesar 1 juta  untuk persiapan kerja bakti yang di terima koordinator relawan Ngleri Sudadi.
loading...



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.