Hasil Budidaya Tanaman Kacang Hijau Menjanjikan Petani Gunungkidul

146

Playen, (suaragunungkidul.com)–

Tanaman kacang hijau memberikan harapan baru bagi petani tadah hujan di Kabupaten Gunungkidul. Para petani mulai tertarik dengan hasil budidaya kacang hijau, ketertarikan tersebut didasari harga yang didapatkan sangat sesuai dengan harapan para petani.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Dadi Makmur Padukuhan Glidag, Kelurahan Logandeng, Kepanewon Playen Eko Cahyanto yang juga Kepala Dusun Glidag mengungkapkan bahwa, di dusunnya dia menggerakan para petani dan warga untuk terjun mengembangkan pertanian tak terkecuali budidaya tanaman kacang hijau. Budidaya kacang hijau tersebut menurut Eko sebagai gerakan ketahanan pangan oleh para petani.

“Harga antara Rp 15.000 sampai dengan Rp. 22.000 per kilogram, cukup lumayan sebagai tambahan penghasilan, “ujarnya, Jumat (03/07/2020).

Luas hamparan di poktan Dadi Makmur untuk penanaman kacang hijau di musim tanam kedua saat ini seluas 5 hektar merupakan bantuan pemerintah. Tanaman tersebut terdiri dari benih kacang hijau varitas Vima-3 sebesar 125 kg, dan pupuk hayati 15 liter. Pada saat panen umur kacang hijau 60 hari, hasil ubinan yang didapat mencapai 1,6 ton per hektar.

“Karena dirasa cukup berhasil dalam membudidayakan kacang hijau dan ternyata mudah penanganannya kami berharap tahun depan dipercaya lagi untuk pengembangan kacang hijau lebih luas dari pertanaman sekarang yaitu dari 5 hektar menjadi 10 hektar,”katanya.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menjelaskan bahwa, kacang hijau varitas Vima 3 mempunyai potensi produksi sampai 2,1 ton per ha dengan rata rata produksi 1,7 ton per hektar sedang umur panen 60 hari setelah tanam. Sementara Kabupaten Gunungkidul program pengembangan kacang hijau baru tahun 2020 seluas 200 hektar dimana sebelumnya petani menanam kacang hijau sebagai tanaman tumpangsari di daerah bekas persawahan padi di musim kemarau.

“Rata – rata produksi 0,6 ton per hektar. Pada tahun 2019 di tanam seluas 104 ha secara swadaya.

Melihat antusiasme petani untuk dapat menanam kacang hijau, Bambang mendukung penuh lantaran hasil yang didapat sangat menguntungkan bagi para petani. Dengan umur tanaman yang pendek yaitu 60 hari sudah dapat dipanen.

“Saat ini harga kacang hijau antara Rp 15.000 sampai dengan Rp 25.000, sehingga satu hektar lahan bisa menghasilkan Rp 24.000.000dalam waktu pendek dan tahan kekeringan sesuai kondisi iklim di Gunungkidul.
Tahun 2020 diprediksi luas panen kacang hijau mencapai 258 hektar dengan rata rata produksi 1,3 ton per hektar sehingga dicapai produksi 335,6 ton wose,”imbuhnya.

(Fajar R)

loading...



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.